Bekam merupakan pengobatan tertua dari zaman dahulu. Rasulullah SAW pun merekomendasikan pengobatan dengan cara berbekam. Para ahli pengobatanpun terkesima dengan mempraktekan dan ada yang memodifikasinya. Situs Bekam medis KelapaGading adalah persembahan Rumah Sehat TheraAfiat untuk pembaca semua. Beralamat di d/a Apotek Iqro, Lantai 2. Jl. Seruling Blok F No.32, KelapaGading, Jakut. Untuk info hubungi WA/Telp. 08111494599 WA 081542391884 (STPT No: 001/2.60.0/31.72.06.1001/-1.779.3/2015)
Selasa, 30 Oktober 2018
Trombosit
بسم الله الرحمن الرحيم
TROMBOSIT Normal : Cara Menaikan, Obat & Makanan Penambah Trombosit
Trombosit Normal – Dalam tubuh manusia tersusun atas kandungan air dalam jumlah besar, salah satunya untuk membentuk darah. Darah tersusun dari plasma darah dan sel darah. Sel darah sendiri tersusun atas tiga bagian, yaitu sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit (keping darah).
Trombosit atau yang biasa disebut dengan platelet (keping darah) merupakan bagian dari darah yang berfungsi dalam pembekuan darah. Jadi, bila Anda bertanya “Apa itu trombosit?" Jawabannya ialah bagian dari darah yang bertugas untuk membekukan darah pada saat terjadi cedera, baik di dalam maupun luar tubuh.
Trombosit memiliki bentuk menyerupai sayatan kertas yang telah dipotong-potong menjadi bagian yang sangat kecil. Di dalam tubuh, trombosit diproduksi oleh sumsum tulang. Secara berkelanjutan, sumsum tulang ini akan memproduksi trombosit guna mengganti trombosit tua dengan yang baru. Hal ini dikarenakan umur trombosit di dalam tubuh hanya berkisar 9-10 hari saja.
Berapa Jumlah Trombosit Normal ?
Cara menaikan trombosit
Jumlah kandungan trombosit yang normal akan mencegah terjadinya pendarahan di dalam tubuh. Lalu, berapa jumlah trombosit normal dalam tubuh ? Jumlah trombosit normal di dalam tubuh idealnya berkisar 150.000-450.000 trombosit per mikro-liter.
Namun, ada pula beberapa rujukan kesehatan yang menyebutkan jumlah trombosit normal berkisar 200.000-400.000 trombosit per mikro-liter.
Jadi, bila angka trombosit Anda jauh di bawah atau di atas nilai tersebut, hal ini sudah menunjukkan suatu kondisi yang tidak sehat. Kondisi trombosit rendah disebut dengan trombositopenia.
Sementara kondisi trombosit tinggi disebut dengan trombositosis. Baik kondisi trombosit rendah maupun tinggi sama-sama berpengaruh buruk bagi kesehatan tubuh. Bahkan kondisi terburuk dapat merenggut nyawa si pasien.
Kondisi Trombosit Tinggi (Trombositosis)
Trombosit normal
Pada umumnya, masyarakat Indonesia hanya mengetahui kondisi trombosit rendah–seperti yang dialami pada pasien demam berdarah (DBD)–padahal trombosit yang tinggi juga dapat berbahaya bagi kesehatan tubuh.
Trombosit yang tinggi (trombositosis) merupakan penyebab utama terjadinya penggumpalan darah. Darah yang menggumpal dapat menyebabkan penyumbatan bahkan pendarahan.
Penyebab trombositosis sendiri ada dua faktor, yaitu faktor primer dan faktor sekunder. Berikut adalah penjelasannya.
a. Trombositosis Primer
Trombositosis primer biasa disebut dengan trombositosis esensial. Penyebab kondisi ini biasanya dikarenakan gangguan pada sumsum tulang, leukimia myelogenous kronik, polisitemia vera (penyakit kelebihan darah), atau faktor bawaan genetik.
Gejala yang dialami oleh si pasien, yaitu sakit/denyut di sekitar tangan dan kaki; kehilangan fungsi penglihatan secara temporer; pembesaran limpa; atau pendarahan (mimisan, gusi berdarah, atau memar).
b. Trombositosis Sekunder
Trombosit sekunder bisanya disebabkan oleh infeksi atau kondisi penyakit yang sedang diderita oleh pasien. Kondisi ini membuat tubuh bereaksi secara berlebihan dengan melepas sitkin-sitkin yang dapat meningkatkan produksi trombosit dalam tubuh.
Selain kondisi itu, ada beberapa penyebab yang memicu terjadinya trombosit sekunder, di antaranya ialah :
Reaksi alergi
Serangan jantung
Latihan fisik
Kekurangan zat besi
Kekurangan vitamin
Menderita kanker
Kondisi di atas dapat menyebabkan tubuh bereaksi dengan memproduksi trombosit dalam jumlah besar. Lalu, gejala apa yang akan dialami oleh pasien ?
Orang yang mengalami trombosit sekunder akan merasakan beberapa gejala, seperti : pusing atau sakit kepala, kelelahan, sakit dada, kesemutan pada tangan dan kaki, mudah pingsan, atau gangguan penglihatan sementara.
Bagaimana Cara Mencegah Trombositosis ?
Hal yang perlu Anda perhatikan pada kondisi trombositosis (baik primer maupun sekunder) ialah tidak semua kondisi menimbulkan gejala. Ada beberapa pasien yang mengalami trombositosis tanpa diberangi dengan gejala-gejala di dalam tubuh.
Oleh sebab itu, salah satu tindakan preventif yang dapat dilakukan ialah dengan melakukan check-up secara berkala. Hal ini semakin penting untuk Anda yang sudah menginjak usia 50-70 tahun. Pasalnya, pada rentang usia tersebut kondisi trombositosis lebih sering ditemui.
Salah satu hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah trombositosis yaitu dengan melakukan pola makan sehat, mempertahankan berat badan normal, tidak merokok, dan rajin melakukan aktivitas fisik ringan selama 30 menit per hari. Bentuk olahraga yang dapat dilakukan berupa jalan santai atau bersepeda santai di pagi/sore hari.
Kondisi Trombosit Rendah (Trombositopenia)
Cara menaikan trombosit
Trombositopenia dapat dialami oleh anak-anak ataupun orang dewasa. Kondisi ini dapat disebabkan karena produksi trombosit yang rendah atau penghancuran sel trombosit yang lebih cepat daripada produksinya.
Hal ini dapat dipicu oleh beberapa faktor, seperti: penyakit kanker tertentu, proses penyembuhan kanker (seperti kemoterapi atau radioterapi), kelainan darah, infeksi (virus ataupun bakteri dalam darah), kontak dengan zat kimia tertentu dalam kurun waktu lama, konsumsi alkohol, konsumsi obat-obatan tertentu, atau kondisi auto-imun.
Si pasien yang mengalami trombositopenia dapat merasakan beberapa gejala, seperti mudah lelah, pendarahan (pada urine, tinja, atau darah menstruasi yang berlebihan), memar, bintik-bintik merah pada kulit, pembengkakan limpa, atau sakit kuning.
Sama halnya dengan trombositosis, kondisi trombositipenia tidak melulu menunjukkan gejala. Ada beberapa pasien yang mengidap tanpa diberangi dengan gejala. Sekalipun ada, gejala utamanya ialah pendarahan.
Cara Menaikkan Trombosit
Trombosit
Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menaikkan trombosit, beberapa di antaranya ialah :
Cara Menaikan Trombosit
Istirahat dan Tidur yang Cukup
Istirahat yang cukup (7-8 jam sehari) dapat memulihkan kondisi tubuh. Dengan begitu, tubuh pun dapat ‘bekerja’ dengan baik dalam memproduksi trombosit.
Hindari Aktivitas yang Menyebabkan Pendarahan
Dengan menghindari aktivitas fisik yang dapat menyebabkan pendarahan, Anda sudah menurunkan risiko pendarahan dalam tubuh.
Minum yang Cukup
Seperti yang sudah disebutkan di bagian atas bahwa darah tersusun dari kandungan air dalam jumlah banyak. Minum dalam jumlah yang cukup dapat membantu produksi darah (dan juga trombosit) dalam jumlah cukup.
Hindari Obat Tertentu
Ada beberapa obat-obatan yang dapat menghambat produksi dan kerja dari trombosit. Dengan menghindari obat-obatan tersebut, Anda akan membantu tubuh dalam memproduksi trombosit. Beberapa obat-obatan yang perlu dihindari, yaitu Aspirin dan Ibuprofen.
Konsumsi Makanan yang Dapat Menaikkan Trombosit
Sayur dan buah-buahan ada yang berperan menaikkan trombosit, misalnya saja sayuran berdaun hijau. Selain itu, Anda bisa memilih makanan yang mengandung vitamin B12, asam folat, dan omega-3 yang dipercaya dapat meningkatkan produksi trombosit.
Makanan untuk Menaikkan Trombosit
Di masyarakat sudah dikenal beberapa makanan untuk menaikkan trombosit. Beberapa di antaranya, yaitu hati (baik hati ayam maupun hati sapi), buah bit, buah aprikot (buah dengan kandungan zat gizi yang tinggi), kurma, dan gandum utuh. Angkak dan jambu merah juga dipercaya dapat meningkatkan trombosit dengan cepat.
Demikian informasi kami tentang trombosit dan cara meningkatkan trombosit. Cara ini berlaku juga untuk meningkatkan trombosit anak dan dewasa. Hanya saja untuk alasan kesehatan, pengobatan dengan bahan alami sebaiknya dilakukan dengan pengawasan dokter, terlebih untuk pasien anak-anak. semoga bermanfaat, salam sehat.
Source salamediadotcom
Senin, 29 Oktober 2018
Mengapa Darah Bekam Sedikit?
Sebagian besar terapis mungkin tidak mantap rasanya kalau darah bekam yang keluar sedikit, mereka beranggapan bahwa darah bekam yang sedikit menunjukan efek pengobatan dari bekam tidak maksimal.
Hal ini belum tentu 100% benar karena ada reaksi biokimia yang bersifat terapeutik dan menguntungkan tubuh pada saat penyayatan disamping darah bekam yg keluar.
Pada saat dilakukan insisi di kulit, akan terjadi kerusakan mast cell dll. Akibat kerusakan ini akan dilepaskan beberapa zat seperti serotonin, histamin, Bradikinin, slow reacting substance (srs), dll.
Zat-zat ini menyebabkan terjadinya dilatasi kapiler dan arteriol, serta flare reaction pada daerah yang dibekam. Dilatasi kapiler juga dapat terjadi ditempat yang jauh dari tempat pembekaman, ini menyebabkan terjadi perbaikan mikro sirkulasi pembuluh darah.
Akibatnya timbul efek relaksasi/pelemasan otot-otot yang kaku serta akibat vasodilatasi umum akan menurunkan tekanan darah secara stabil. Yang terpenting adalah dilepaskannya Corticotropin Releasing factor (CRF) serta releasing factor lainnya oleh adeno hipofise. CRF selanjutnya akan menyebabkan terbentuknya Adreno Corticotropic Hormone (ACTH) ,Kortikotropin, dan Kortikosteroid. Kortikosteroid ini mempunyai efek menyembuhkan peradangan serta menstabilkan permeabilitas sel.
Sedangkan golongan histamin yang ditimbulkannya memberi manfaat dalam proses reparasi (perbaikan) sel dan jaringan yang rusak, serta memacu pembentukan reticulo endothelial cell, yang akan meninggikan daya resistensi (daya tahan) dan imunitas tubuh.
Sistem ini terjadi melalui pembentukan interleukin dari cell karena faktor neural, peningkatan jumlah sel T karena peningkatan set-enkephalin, enkephalin dan endorphin yang merupakan mediator antara susunan saraf pusat dan sistem imun,substansi P yang mempunyai fungsi parasimpatis dan sistem imun, serta peranan kelenjar pituitary dan hypothalamus anterior yang memproduksi CRF.
Penelitian lainnya menunjukkan bahwa pembekaman di kulit akan menstimulasi dengan kuat syaraf permukaan kulit yang akan dilanjutkan pada cornu posterior medulla spinalis melalui syaraf A-delta dan C, serta traktus spino thalamicus kearah thalamus yang akan menghasilkan endorphin.
Sedangkan sebagian rangsangan lainnya akan diteruskan melalui serabut aferen simpatik menuju ke motor neuron dan menimbulkan reflek intubasi nyeri.
Efek lainnya adalah dilatasi pembuluh darah kulit, dan peningkatan kerja jantung.
Pada sistem endokrin terjadi pengaruh pada sistem sentral melalui hypothalamus dan pituitari sehingga menghasilkan ACTH, TSH, FSH-LH, ADM.
Sedangkan melalui sistem perifer langsung berefek pada organ untuk menghasilkan hormon-hormon insulin, thyroxin, adrenalin, corticotropin ,estrogen, progesteron, dan testosteron.
Dan perlu digaris bawahi bahwa yang menentukan bukanlah jumlah darah bekamnya tetapi jumlah Causative Pathological Substansi (CPS) atau Substansi Penyebab Penyakit / oksidan yg bisa dikeluarkan dari tubuh kita.
• Banyak minum air putih
• Pola hidup sehat dan seimbang
• Ruqyah
SourceUmmu Helma.
Untuk bekam di Jakarta Utara hubungi:
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941
Makna warna kulit Bekas Berbekam
Ada berbagai warna kulit bekas berbekam yang bisa diketahui. Perbedaan warna tersebut
mengindikasikan masalah kesehatan secara sederhana.
1.Arti Warna Kulit Bekas Bekam
Kulit berwarna merah gelap
Warna merah gelap pada bekas bekam mengindikasikan adanya kadar lemak yang tinggi didalam darah yang disertai dengan adanya panas patogen.
2.Bekas bekam berwarna merah cerah.
Warna cerah pada kulit setelah bekam biasanya disebabkan oleh terjadinya defisiensi YIN dan defisiensi QI atau rasa panas yang merupakan indikasi dari defisiensi YIN
Kulit berwarna Ungu Gelap atau Hitam
Warna kulit bekas bekam tersebut biasanya disebabkan oleh kurang lancarnya pasokan atau peredaran darah pada organ tersebut, bisa juga disebabkan oleh keberadaan darah statis atau darah beku pada pembuluh darah.
3.Warna kulit ungu disertai bercak-bercak
Hal itu biasanya mengindikasikan adanya gangguan atau kelainan gumpalan darah dan akibat dari keberadaan darah beku (darah statis)
Warna ungu disertai bintik-bintik
Ada kalanya kita menemukan warna lebam ungu disertai bintik-bintik dengan tingkatan warna yang berbeda, ada yang ungu tua dan muda yang mengindikasikan adanya kelainan QI dan akibat darah statis
Warna kulit yang pucat yang dingin saat disentuh
Hal itu biasanya mengindikasikan adanya defisiensi dingin (cold) serta sebagai akibat dari adanya gas patogen
Adanya garis-garis dan ruam pada kulit disertai rasa gatal
Kondisi seperti ini biasanya mengindikasikan adanya kondisi lembab serta adanya gangguan gas patogen didalam tubuh.
4.Adanya uap air pada gelas bekam
Hal ini biasanya mengindikasikan adanya gas patogen pada area atau titik yang dibekam.
Warna kulit bekas bekam yang berbeda pada anggota tubuh yang dibekam bisa menjadi diagnosa awal terhadap kondisi pasien yang dibekam.
Arti warna bekam pada kulit tersebut merupakan diagnosa sederhana berdasarkan kondisi pada umumnya. Warna lebam pada kulit biasanya akan hilang sendiri dalam waktu minimal 3 hari sampai satu minggu tergantung jenis warna yang ditinggalkan serta reaksi pigmen pada kulit yang dibekam.
Untuk penjelasan lebih lanjut hubungi:
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941
Minggu, 28 Oktober 2018
Bekam Sunah Bulan Oktober 18
Bekam Sunah Oktober 18
Tanggal terbaik untuk Terapi Bekam sebentar lagi tiba.
_*✓17 Shafar 1440 H / Jum'at, 26 Oktober 2018*_
_atau_
_*✓19 Shafar 1440 H / Ahad, 28 Oktober 2018.*_
_atau_
_*✓ 21 Shafar 1440 H / Selasa, 30 Oktober 2018.*_
_*“Barangsiapa meminta hijamah (bekam) pada tanggal 17, 19, dan 21 (hijriyah), maka akan menjadi kesembuhan dari segala penyakit.”*_
(Al-Hakim dan Abu Daud dan Al-Baihaqy).
_*Silahkan hubungi Terapis Bekam andalan Anda & buat jadwal di salah satu tanggal tersebut untuk mendapatkan manfa'at maksimal dari Terapi Bekam.*_
_Semoga bermanfaat._
Untuk wilayah Jakarta Utara bisa hubungi :
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941
#jadwalsunahbekam
#bekammedik
#bekamwanita
#bekamoktober
#notaverrijp
#Theraafiat
#bekamkelapagading
Minggu, 14 Oktober 2018
Bekam Untuk Masuk Angin
Masuk Angin
Masuk angin sebenarnya merupakan kumpulan gejala yang terjadi akibat gabungan kelelahan fisik, terlambat makan, dan stres pikiran. Karena gabungan ketiga hal itu, terjadilah pembentukan gas berlebihan di lambung dan usus. Kemudian timbul perasaan penuh di usus lalu mulas, diikuti mual dan muntah. Kalau sudah begini, inilah yang disebut masuk angin.
Cuaca dingin yang menyergap tubuh menimbulkan mekanisme vasoconstriction atau penyempitan pembuluh darah.
Sebenarnya penyempitan pembuluh darah ini merupakan mekanisme tubuh untuk menjaga agar tidak terjadi pengeluaran kalori berlebihan dari tubuh, sehingga tubuh tidak perlu mengalami penurunan suhu atau hipotermia. Namun, dampak kurang menyenangkan dari penyempitan pembuluh ini adalah peredaran darah menjadi kurang lancar. Akibatnya, hasil metabolisme, berupa asam laktat, terakumulasi pada otot-otot. Inilah yang membuat badan jadi terasa pegal-pegal.
Perut kembung terisi gas, bisa terjadi akibat cuaca dingin yang menyebabkan perlambatan gerak peristaltik usus.
Perlambatan inilah yang menyebabkan gas tertampung di saluran cerna, sehingga perut terasa kembung dan penuh (begah). Dan akhirnya perut akan tertekan oleh gas dan menyebabkan rasa mual
Bandingkan dengan emboli udara...
Emboli udara adalah keadaan di mana adanya udara yang memasuki pembuluh darah dan menyebabkan sumbatan aliran darah. Saat udara memasuki pembuluh darah, udara tersebut akan mengikuti aliran darah ke otak, jantung, paru-paru menyebabkan beberapa penyakit serius.
Emboli mungkin berpotensi mencegah darah teroksigenasi mencapai organ target dan menyebabkan iskemia (suplai darah yang tidak memadai ke organ); jika jantung terkena itu dapat menghasilkan serangan jantung .
Jika emboli arteri arteri mencapai otak, ini disebut sebagai emboli serebral dan dapat menyebabkan stroke bahkan kematian. Hanya 2-3 ml udara yang masuk ke dalam sirkulasi serebral dapat menyebabkan kematian.
Source iNOPATIP.
Masuk Angin segera hubungi ;
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941
Sabtu, 13 Oktober 2018
Syaraf Kejepit
DRY CUPPING mengatasi syaraf kejepit
Sebelum melakukan terapi seorang yg mengalami syaraf kejepit bertanya..."biasanya utk kasus spt saya ini dilakukan terapi berapa kali mas...??"
Suatu pertanyaan yg seringkali sulit utk dijawab oleh seorang terapis...
"Tiga kali terapi mas,...".... Jawab saya memastikan, tapi jk dengan sekali sudah baikan, sekali itu jg sudah cukup. Karena yg merasakan anda, bukan saya...
Semalam dgn rekomendasi dari pelanggan, saya dikenalkan klien yg mengalami nyeri punggung samping yg menembus hingga bagian dada, yg kala itu dinyatakan sakit jantung oleh pemeriksanya ter dahulu. Di pinggang bagian bawah jg terasa nyeri, sudah di MRI, tapi sakitnya nggak ktemu, katanya bukan syaraf kejepit, tapi ada bagian internisnya yg bermasalah, tapi hasil laboratnya normal semua
Setelah dilakukan Dry Cupping dia coba setiap gerakan yang memungkinkan timbulnya rasa sakit, tapi dia nggak temukan. Seakan dia tak percaya, apa yg dia alami dapat sembuh secepat itu...
INOPATIP
Untuk syaraf kejepit bisa hubungi ;
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941
Senin, 08 Oktober 2018
Langganan:
Postingan (Atom)







